Saturday, January 12, 2008

Maaf, Anda Tak Bisa Download Meskipun Sudah Jadi Contacts Saya

 

Teman-teman semua,

Mohon maaf kalau tak bisa download lagu-lagu di Playlist saya meskipun Anda sudah contact saya. Ini bukan karena saya pelit tapi karena multiply sudah menghilangkan fasilitas download. Ini adalah tragedi karena kita tak bisa sharing lagu-lagu dan cerita di balik lagu-lagu yang kita upload.

Keterangan resmi, saya quote dari yang erwin dapet di diskusi di blog nya mas Inyong. Read officially at: http://usersupport.multiply.com/journal/item/190/Music_Download_Links

Sebenarnya agak males juga masuk multiply kalau kita tak bisa sharing music. Kalau cuma cerita-cerita, banyak fasilitas lain. Multiply jadi asik karena ada fasilitas music nya. Kalau udah males gini, mau apa lagi? Padahal, masih ada beberapa posting yang saya rencanakan.

Hopefully, we can still keep in touch, not by music but words.

 

Apa Yang Kau Cari, Multiply?

 

Kemarin, seharian saya gak bisa upload lagu. Akhirnya curhat di mp saya. Pagi ini, mau DL dari mp orang lain, koq tak ada button "download" nya? Saya pikir mp orang tersebut saja yang diset.

Terus, baca posting mbak Wi, yang nulis ternyata gak bisa DL lagu lagi. Pantesan!!!

Yang lebih edan lagi, kita gak bisa download lagu yang kita taruh di playlist kita sendiri!!!    

Beberapa teman masih berharap ini adalah maintenance. Kalau ternyata ini keputusan mp, nampaknya siap-siap bedol desa. Atau ada rekan mp-er yang bisa buat fasilitas begini untuk membuat multiply bayangan???

Ayo transmigrasi, sukseskan program pemerintah.........

 

mp error?

 

rekans,

hari ini, saya pingin upload lagu 11 Januari dari Gigi. (1,61 mb) tapi selalu gagal. sudah mencoba berkali2 gak bisa. Mosok 1 lagu aja suruh nunggu 96 menit? yang bener aja???

apa teman2 juga mengalami hal yang sama?

Friday, January 11, 2008

Before Death

 

Selama kurang lebih satu bulan, Mami berada di ICU sebelum akhirnya dipanggil Tuhan, ada beberapa gejala yang bisa saya paparkan di sini:

Karena tidak adanya asupan makanan yang masuk, Mami harus didukung oleh infus untuk menggantikan peran makanan. Banyaknya cairan yang masuk ini menyebabkan paru-paru dipenuhi cairan sehingga mengganggu pernafasan (sesak nafas). Tindakan medis yang dilakukan adalah menyedot cairan itu.

Tekanan darah, Hb, O2 semua naik turun dan dapat dilihat di monitor.

Ketika Hb turun, tindakan medis yang dilakukan adalah transfusi darah untuk menjaga agar menjadi normal.
Tekanan darah lebih sering normal kecuali jika terjadi pendarahan.
02 juga sering normal.

Pernah juga dokter menyarankan untuk memasang alat pacu jantung tapi kami menolak karena selain biaya yang tidak ringan, efeknya lebih banyak efek negatif.

Selama kurang lebih satu bulan itu, hanya 2 atau 3 hari saja Mami tidak membuka mata (sadar), yaitu pada awal masuk ICU.

Secara spiritual, beberapa orang menyarankan agar Mami mau memaafkan orang-orang yang bersalah selama hidupnya. Supaya, jika kehendak Tuhan lain (Mami tidak sembuh), paling tidak Mami sudah rela “berangkat”. Kami juga meminta maaf pada orang-orang jika ada kesalahan yang telah diperbuat oleh Mami agar tidak lagi terjadi ganjalan. Dan, orang-orang yang kami mintai maaf, secara suka rela memaafkan dan ikut berharap Mami sembuh.

Semua tindakan medis yang dilakukan ternyata tidak menyembuhkan Mami dari sakit tapi lebih pada memperpanjang usia. Meskipun semangat untuk bertahan hidupnya bagus (let me say ‘istimewa’), tapi saya percaya toh ada satu titik dimana Mami akhirya pasrah dan dipanggil Tuhan.

We did our best and God did the rest. Tindakan medis yang dilakukan itu membuat saya, tidak begitu percaya pada kesembuhan (kecuali Tuhan berkehendak).

Apa yang dialami Mami kembali muncul di ingatan saya, khususnya beberapa hari belakangan ini dimana mantan orang nomor satu di republik tercinta, mengalami kejadian yang sama dengan Mami.

Saya tak lagi heran dan tak lagi banyak berharap karena telah mengalaminya dengan Mami. Kalau pun beliau masih terus bertahan dan Tuhan belum memanggil, mungkin memang kehendak Tuhan. Mungkin juga, banyak orang belum secara ikhlas memaafkan beliau sehingga jalannya belum lapang.

Dan, kalau memang masih membutuhkan waktu, seberapa lama pun, toh biaya pengobatan – yang saya perkirakan di atas ratusan juta – ditanggung pemerintah. Jatuhnya, rakyat juga yang menanggung biaya tersebut.

Ini sekedar berbagi pengalaman.

Thursday, January 10, 2008

WANTED: RIPPER

WANTED: RIPPER

Karena kaset lama saya banyak dan saya gak punya peralatan yang bagus untuk nge-ripp, adakah jasa ripping di Yogya? Daripada pusing dan habis waktu serta hasil yang gak sesuai keingingan, mending cari jasa RIPPER aja deh.

Ada RIPPER di Yogyakarta yang bisa bantu saya?

Wednesday, January 9, 2008

Rawon Setan

Inilah jadwal buka Rawon Setan yang tersohor itu. Silahkan lihat di foto. Alamat jangan salah, karena pernah ke Rawon Endang, yang katanya cabangnya, di depan Ex Andhika Plaza. Makan berempat habis 100 rebu lebih. Sudah gitu, tak seenak yang Rawon Setan asli.

Detil keterangan, bisa tanya pada teman saya, mbak Wi

 

Tuesday, January 8, 2008

JSOP - BPB

http://jsops.multiply.com/journal/item/31/BPB_lalu
Ini adalah cerita di balik layar ttg lahirnya Badai Pasti Berlalu.

Menarik sekali..........