Thursday, October 18, 2007

Tidak Untuk Dijual





Lebaran selalu menjadi berkah. Apa pun bentuknya.

Lebaran kemarin, saya dikunjungi bekas murid saya yang sekarang bekerja di perusahaan rokok terkemuka di Indonesia. Lebaran tahun lalu kami tak sempat bertemu karena alasan waktu. Namun, lebaran kali ini, kami sudah membuat janji pasti untuk bertemu karena telah 2 tahun tak bersua.

Dia membawakan saya beberapa merchandise seperti korek, asbak dan mug. Yang menarik, dia juga memberikan satu slop rokok. Rokok ini khusus untuk karyawan, tidak dijual untuk umum. Di kemasannya tercantum UNTUK KARYAWAN – TIDAK DIJUAL. Hal lain yang menarik, meskipun rokok ini untuk karyawan dan gratis, namun perusahaan tersebut membayar pita cukai kepada pemerintah.

Tak berhenti pada kemasan bertuliskan UNTUK KARYAWAN – TIDAK DIJUAL, di batang rokoknya pun tertera tulisan TIDAK UNTUK DIJUAL.

11 comments:

  1. Djarum
    isine Djarum Super koq.....
    aku emoh bentoel. abang kabeh, gatel. oh... iku bentol2 ya?

    ReplyDelete
  2. wooo Djarum kok tumben ngetokkan warna biru yo?

    ReplyDelete
  3. ngapain sih itu?rokok disusun2...lebaran jadi nganggur..ra ono sing dikerjakno..rokok disusun2..mesakno rek

    ReplyDelete
  4. itu kreativitas. daripada cuma motret bungkusnya doang?

    ReplyDelete
  5. sama persis dengan Djarum Super.
    gua sih gak enjoy karena biasanya GG Signature Hijau. Ringan dan ada rasanya sriwing sriwing......

    ReplyDelete
  6. Kirain tulisannya TIDAK UNTUK DIHISAP, he...he...he...

    ReplyDelete
  7. udah lama gak nongol kemana aja bang Ade?
    Mohon maaf lahir batin ya......

    ReplyDelete
  8. He...he...he... baru masuk kantor Senin kemarin karena dipaksa cuti panjang sama majikan :))
    Mohon maaf lahir batin juga ya...

    ReplyDelete