Monday, February 16, 2009

Berteman Adalah...... (catatan 2 tahun di Multiply)


Posting ini mestinya saya lakukan 2 hari yang lalu, ketika tepat 2 tahun saya memiliki account MULTIPLY. Tapi toh, 2 hari bukanlah waktu yang terlalu terlambat

Selama dua tahun berkelana di dunia maya, membentuk komunitas baru, berkenalan dan berinteraksi dengan teman yang sebelumnya tidak saya kenal ternyata membuat saya banyak belajar dan semakin memahami jagad kehidupan yang sebenarnya.

Bervariasinya teman di dunia maya, juga membuat saya semakin memiliki sikap dalam hidup. Sikap ini terbentuk karena interaksi yang terjadi. Sikap ini terbentuk karena adanya toleransi (pemahaman) atau bahkan persinggungan.

Berteman ibarat menjadi suami istri. Ada saat untuk mengalah, ada pula saat berkontra. Dan, itu terjadi pada interaksi selama ini. Dalam hidup ini, ketika sebagaimana orang sedang jatuh cinta, semua indah adanya. Tak ada cacat dari pasangan kita. Kita bisa menerima semua kekurangan yang ada.

Namun, ketika kontra yang terjadi, ucapan satu detik atau ketikan satu huruf bisa menjadi perkara. Sekecil apa pun suara dan sesedikit apa pun huruf, tak lagi bisa ditoleransi. Dan, kriteria tersinggung sering hanya ditentukan oleh satu pihak sebagai reaksi dari aksi lain pihak. Tebal tipisnya, tergantung dari toleransi yang diberikan.

Selama berteman di sini, saya tak pernah segan berdiskusi dan melakukan apa yang terbaik untuk teman-teman. Contoh yang nyata adalah berburu kaset bekas demi mendokumentasi industri musik Indonesia. Ini adalah hal kecil yang bisa saya lakukan demi kepuasan semua pihak.

Ketika saya berburu kaset baik untuk diri sendiri maupun untuk teman – demi idealisme tadi – tak pernah sedikitpun saya berpikir untuk bersaing. Yang ada dalam benak saya hanyalah saling memperkaya kepemilikian. Sayangnya, kadang saya sampai lupa pada diri sendiri. Tapi itulah saya. Saya merasa bahagia jika ada teman lain yang menjadi senang. Ibaratnya, demi kebahagiaan orang lain, berhutang pun saya lakukan, asal teman mendapatkan apa yang diinginkan. Inilah yang saya teladani dari almarhum Mami, yang selalu rela memberikan kepada orang lain walaupun beliau sendiri pada akhirnya tak memiliki apa yang dibutuhkannya.

So, jika bantuan yang saya berikan ini diartikan sebagai persaingan, saya tersinggung. Dan jika saya dianggap pesaing dan tidak mau kalah dari saya, saya anggap permintaan tolong ke saya adalah salah alamat.

Saya tak pernah menganggap teman-teman yang meminta bantuan sebagai pesaing. Bahkan ketika ada kaset haram yang langka, saya pun rela memberikan kepada yang lebih membutuhkan. Contohnya adalah ketika saya memberikan kaset langka Harvey Malaihollo kepada tembangpribumi yang sudah mengundurkan diri. Sedikitpun saya tak menyesal karena saya tau Harvey adalah idola mbak Wi. Saya malah senang dan bangga bisa membuat mbak Wi bahagia.

Pertemanan dalam dunia maya via jejaring social multiply buat saya ibarat beli kucing dalam karung. Ketika menerima undangan untuk menjadi teman, saya mempertimbangkannya secara logika dan kadang mengandalkan rasa.  Tentu saja, logika dan rasa saya bisa salah. Ketika salah, saya pun harus mengambil sikap. Sikap yang wajar adalah memperingatkan. Jika peringatan itu tak diindahkan, tentu saja sikap ekstrim lah yang diberlakukan. Sikap ekstrim itu adalah menghilangkan teman, satu hal yang saya benci namun tak bisa saya hindari.

Ketidakcocokan lain yang akhirnya saya temukan adalah ketika awalnya saya berpikir, calon teman saya adalah orang yang dewasa. Dewasa terutama pola pikirnya. Dan, ketika pada akhirnya saya tak mendapati itu, inilah yang saya sebut beli kucing dalam karung. Apa yang bisa saya perbuat? Mengubah pola pikir orang lain untuk menjadi sama dengan pola pikir kita tidaklah semudah meludah. Ketika ketidakcocokan ini bersifat prinsip, tentu tak ada kata lain selain cerai, seperti yang menjadi trend di negara kita, dimana perceraian adalah hal yang sangat (diper)mudah. Ketika terjadi di dunia maya, tentu saja ini mudah, karena sudah ada fasilitasnya. Mengutip ungkapan Gus Dur: "Gitu ajah koq repot?"

Saya orang yang mementingkan kualitas daripada kuantitas. Jumlah contact saya, kurang dari 100. Yang mengundang saya dan belum saya terima lebih dari 100. Dari kontak yang kurang dari 100 inilah saya meningkatkan kualitas dengan cara berinteraksi. Sudah beberapa kali saya menghilangkan teman yang tak pernah berinteraksi sama sekali. Nampaknya, ini akan terjadi lagi karena dari yang sudah ada, beberapa memang tak pernah lagi nongol di mp saya atau tak pernah meninggalkan pesan dan kesan pada semua posting saya.

Posting ini saya buat sebagai evaluasi 2 tahun saya berkelana di dunia maya  . Ini juga menjadi kritik dan introspeksi buat saya pribadi yang perlu diketahui oleh orang yang telah memperkaya hidup saya. Bagi sebagian orang, mungkin tulisan ini ekstrim dan berhaluan garis keras. Saya pun siap menanggung resikonya. Kehilangan teman adalah hal yang menyedihkan karena tanpa teman hidup saya rasanya hilang (Without friends, my life will end), seperti yang saya deskripsikan pada profile account Facebook saya.

Tapi, jika punya teman yang membuat hidup saya menjadi ke arah yang buruk (negatif), rasanya harus menghindarinya. Karena, buat apa hidup jika berkubang dengan stress, mengutuk diri sendiri?

Toh, situs jejaring social ini telah menyediakan sarana untuk bertindak positif atau negative? Tinggal kita saja yang menyikapinya.

Semoga, jejaring social pertama yang saya ikuti dan paling saya senangi ini, memberi ruang pada saya untuk semakin membuat saya memiliki sikap sebagaimana saya inginkan. Kepada semua teman-teman yang sudah bersedia menjadi contact saya, berinteraksi dan memperkaya cara pandang saya, tak ada kata lain selain terima kasih karena telah memperkaya hidup saya.


Salam damai ……


71 comments:

  1. hehehe... percaya gak percaya sih mas...
    saya dapet calon istri aja dari MP...

    ReplyDelete
  2. yo seje rek, temen yo teman, bojo yo bojo...gak kate' ono ibarat, nek mangkel karo bojo jik ono rasa cinta, yang bisa mengobati luka..nek melukai konco? gurung karuan iso ngobati...

    makane aku lebih hati hati dalam berteman timbang bebojoan :D

    ReplyDelete
  3. Semoga jangan menghilang dari mp karena pindah ke fb... Rasanya sepi belakangan ini

    ReplyDelete
  4. Saya mencoba untuks setia dengan MP Pak Singo Dan itu otomatis setia juga kepada seluruh kontak saya tanpa kecuali.
    Heheh, serius banget yak...............Tapi pokoknya serius gak serius tetep MP dah..................

    ReplyDelete
  5. Happy anniversary ya mas...s'moga aku ga di remove dr contact mas singo.hehe..

    ReplyDelete
  6. menikahnya di MP juga mas Hend? :)

    ReplyDelete
  7. bebojoan itu lebih dari satu kali donk? :))

    ReplyDelete
  8. saya juga cinta MP. di sinilah benih-benih persahabatan sesungguhnya tercipta.
    bisa membantu mas Remy melengkapi koleksi rokoknya pun juga bagian dari persahabatan itu.

    ini serius gak ya? ha...ha..ha...

    ReplyDelete
  9. semoga aku gak di remove dari contact neng Lygia Kandau :))

    ReplyDelete
  10. jadi terharu mengingat masi ada antrean 100 contact yang belon diapprove itu tadi :D
    kalo bagi saya, MP memang ajang jejaring maya untuk mencari "kualitas" dalam hal ini kualitas interaksi dan mencari benang merah yang bisa membuat interaksi tersebut menjadi lebih baik. meski saya bukan termasuk kolektor kasbek seperti pakdhe singo atopun cepot namun kenapa saya selalu tertarik masuk ke jejaring kasbek ini lebih kepada sebuah kekaguman dan salut atas sebuah "dedikasi" yang MUNGKIN bagi banyak orang dianggap sepele atao bahkan "dicibir"

    soal "menghilangkan" teman, jujur saya juga melakukannya ketika dalam kurun waktu tertentu saya mengevaluasi contact saya dan mendapati bahwa tidak ada perkembangan apapun dari proses jejaring itu meski saya melakukannya sebagai prioritas terakhir....

    well.... happy 2nd anniversary then...

    (mengingat ini akun kedua saya, jadi bingung kapan tanggal lahir saya, manut akun baru ato pertama kali log in ke MP ya :D )

    ReplyDelete
  11. Kak Singo.. gue gak pernah nganggap kakak saingan lo, cuma sebagai temen sekaligus Bodyguard yang berani nembus kerumunan satpam/security buat minta tandatangan dan minta foto bareng artis2 cantik :)

    ReplyDelete
  12. jujur saya juga AKHIRNYA ketularan euphorianya tapi tetep aja ada ikatan kuat dari MP yang gak mampu dilawan oleh situs jejaring lain

    ReplyDelete
  13. ikuti kata hatimu.
    btw, kata hati bisa keliru ya? :))

    tentukan sendiri ajah mas. Klo saya kriterianya ya yang dipakai sekarang karena ada buktinya di mp tersebut. anggap saja yang dulu sebagai "training ground" :)

    ReplyDelete
  14. ayo buat film Bodyguard nyaingin Kevin Costner & Whitney Houston :

    ReplyDelete

  15. *menyimak*

    klow soal hunting kz jadoel = sing aada lawan dah!!!
    :D

    ReplyDelete
  16. elu koq Ambon-like? ketularan Uthe Sahanaya? atau habis dapet cipika cipiki dari doi? :)

    ReplyDelete
  17. aku kayaq Alin juga... ngga ada maksud bersaing lho... tapi ngga heppi kalo disaingin.... wakakakaka....

    ReplyDelete
  18. Gue cuma gak mau kalah dan gak mau dikalahkan :P

    ReplyDelete
  19. Oh.. kak singo.. Iiiiiiiiii.. will always love youuuuuuuu... (teriakan lebay ala Whitney Houston di soundtrack film Bodyguard)

    ReplyDelete
  20. Oh.. kak singo.. Iiiiiiiiii.. will always love youuuuuuuu... (teriakan lebay ala Whitney Houston di soundtrack film Bodyguard)

    ReplyDelete
  21. Kalo TH mah.... bukan disaingin.... tapi dituduh.... dan ujung2 nya.....mau dirampok.... gitu lho....

    ReplyDelete
  22. udah, maafkanlah TH, belum dibakar kan album2nya? H a.h.a.ha.a.

    ReplyDelete
  23. Nah loooo? dasar!!! jangan nanya kalo ntar gue remove elo.... wakakakaa....

    ReplyDelete
  24. Ya... udah gue singkirin lah.... udah males mau denger suaranya.... apalagi liat photonya! ... weeek dah trauma lah.....

    ReplyDelete
  25. Hii..hi..hi... dari ngefans, langsung jadi antipati gitu :P

    ReplyDelete
  26. udh 2 taon yah.. hmm... gw sendiri lupa kapan gbg ma MP ... tp skg2 jg ikut2an bikin Fb.. sayang gw gaptek di Fb... mending dimp aja deh.. byk temen2 sehobi.. bs berantem2an ** ma chepoy ** .. bisa minta2 lagu lawas ** ma mba wie, ma dauz ** .. pernah ngebayangin pgn hunting kased bareng sambil ngebackpacker ma mas singo n hans. ekekekekekekekekekkekeekek

    ReplyDelete
  27. gua lebih suka Run To You dan I Have Nothing.

    ReplyDelete
  28. huaaahahahahaha...... nyokot tenan....

    ReplyDelete
  29. normal Win. Dulu gua ngebet ama 3diva. sekarang agak luntur.
    kita kan juga manusia, klo gak dianggap ya wajar donk klo jadi berubah?

    ReplyDelete
  30. Gila ya? manusia....! gue sendiri azja kaget dengan sikap gue kok dadakan dari pos langsung drop ke neg?

    ReplyDelete
  31. lihat ajah di emailnya. Itu pun klo belum dihapus.
    wekekekek

    ReplyDelete
  32. Kalo liat lapak kaset jadul, pasti ingat MP ber hetsot singa...
    Salut euy...
    Jadi penasaran pengen liat gimana sih tumpukan kaset bekas itu di simpan.
    Jgn2 dikarungin berdasarkan abjad! wkwkwkwkwkk

    ReplyDelete
  33. masih di dus. belum punya lemari. Lagi buat proposal ke Djarum untuk minta sponsor :))

    ReplyDelete
  34. datanglah ke Yogya atau Semarang. Pasti asik.... :))

    ReplyDelete
  35. Berarti gak bedo adoh yo karo aku (22 Maret 2007).
    Tak pikir sampeyan wis luawas pol...(jauh sakdurunge aku duwe account MP).

    ReplyDelete
  36. tuwek aku yo? wakakakak
    tak pikir sampean bukak mp 11 Januari :))
    11 Januari bertemu...
    menjalani kisah cinta ini....

    ha..ha..ha....

    ReplyDelete
  37. terus kopi darat gak sengaja, setahun kemudian, 18 april 2008

    ReplyDelete
  38. TH tuh sapa sih?? ** penasaran ** mohon di japri yaa.. ;))

    ReplyDelete
  39. bernyanyi dech....persahabatan bagai kepompong..merubah ulat menjadi kupu-kupu...........

    ReplyDelete
  40. kyknya rada ketinggalan kereta nih, krn sudah banyak yg komen. yg MENARIK buat saya dlm mencari dan menemukan teman di mp adalah awalnya yg berangkat dari kesamaan-minat. kalau dalam kehidupan non-maya, mungkin lebih sering diawali dgn alasan/interaksi lain. yg juga INDAH di mp adalah mengenali orang2 yg betul2 tanpa-pamrih.....

    ReplyDelete
  41. padahal kantorku depan pasar Johar PERSIS... tapi suka pusing klo hunting ke dalem

    ReplyDelete
  42. hm...berteman itu memang bukan sesuatu hal yg mudah dijelaskan ya....tapi saya yg jelas saya senang sudah menjadi teman anda :))))
    (soalnya koleksi Ira Maya saya jadi kumplit berkat mas Singo, hehehe..ujung2nya ngelaba :P)

    ReplyDelete
  43. wah pasti tgl 9 kemarin libur ya mas, daerah situ lumayan parah kan banjirnya? memang kalau hunting masuk di bagian mananya, koq bisa pusing :))

    ReplyDelete
  44. Hallloooooo Singo,
    Selamat HUT Multiply Aum ke 2.
    Saya punya casette 'Aku Pandai Bernyanyi' bersama Primaria,
    ini lagu pendidikan TK dan SD. Penyanyinya Margaretta Ribta M.s.,
    Adrianus wisnu, dan Friscilia Putri Wandan Sari. Ini casette lagu untuk kalangan sendiri.
    Banyak lagi cassette lain tahun 70'an, cuman, ya belum jelas apakah kalau diputar
    masih keluar lagunya. Kelamaan disimpan di Disket Box.

    Salam,

    ReplyDelete
  45. Untuk Singo only, gratis, ini memang tidak untuk dijual.

    ReplyDelete
  46. nasib buruh mas.. banjir sepinggang tetep diterjang timbang dipecat :))

    aku biasanya sih cari buku bekas ato liat2 barang di section pasar malingnyah hehehehehe.... cuman emang aku bukan tipe telaten klo cari barang, suka capek en pusing duluan saking buanyakknya pilihan

    ReplyDelete
  47. saya juga senang.
    ayo nyanyi: di sini senang di sana senang, di mana-mana hatiku senang! :)

    ReplyDelete
  48. makasih kong. biarlah aku jadi recycle bin untuk kaset tua.
    Nek sempat ketemu eyang Widi, titip ajah. Biarpun dia pak ketua, yo sekali2 dimintain tolong. Lha wong nek Kamis dia pasti pulang kampung. Setor ke istri dan itung2an bathine Rosella dan gelang Amega :))

    ReplyDelete
  49. Selamat ulang tahun yang ke-2...
    * cuma ngetes posting aja, kalo masih bisa artinya masih aman :-|D *

    ReplyDelete
  50. comment begini, bakalah di remove gak ya? wakakakakak

    ReplyDelete
  51. Yang mau diremove justru ngga ngrasa...wakakaka...

    ReplyDelete
  52. suwun kang sampeyan emang temen narsis paling top sekaligus norak
    kekekekek

    ReplyDelete
  53. tidak majalah. blog memang untuk narsis dan norak
    wekekekekek

    ReplyDelete